“Aku yang Mungkin Kamu” dipilih Naramajas sebagai Video Musik Pertamanya

 


Foto: @Admfdillh / Studio.ceo


“Aku yang Mungkin Kamu” dipilih
Naramajas sebagai Video Musik Pertamanya

    Berselang
5 (lima) bulan setelah merilis lagu “Pendayung Patah”, kali
ini Naramajas akan segera merilis lagu “Aku yang Mungkin Kamu”.
Lagu yang juga akan menjadi musik video pertama Naramajas ini, akan
dirilis pada 25 Juni
 2023.

    “Jeda
yang cukup panjang dari lagu sebelumnya terjadi karena kami sedang
mempersiapkan perilisan lagu ini, berbarengan dengan perilisan video
musik pertama kami,” ungkap Fajry Chaniago, manajer Naramajas.

    Lebih
lanjut Fajry menjelaskan bahwa lagu yang digarap berdasarkan puisi
Mahatma Muhammad dengan judul yang sama ini adalah juga lagu yang
menjadi judul album debut Naramajas.

    “Ya.
Judul lagu ini menjadi judul album Naramajas karena secara tema bisa
mewakili keseluruhan lagu di dalam album. Meskipun begitu, lagu ini
bukanlah “wakil” dari seluruh lagu yang ada,” tambah
Fajry.

    Tentang
proses penggarapan video musik, Fajry mengatakan bahwa Naramajas
dibantu oleh beberapa pihak, di antaranya Komunitas Seni Nan Tumpah,
Gazp, Ruang Sarga, Studio Ceo, 3am Studio, Mancogu, Paragek, dan
memakan waktu pengerjaan nyaris 4 (empat) bulan. Dalam pengerjaannya,
Harista Wijaya didapuk menjadi sutradara.

    Video
musik ini dipersiapkan selain sebagai pendamping perilisan lagu “Aku
yang Mungkin Kamu”, juga sebagai bakal perkenalan album
Naramajas yang rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat.

    Dari
segi penggarapan video musik, Harista Wijaya, sutradara video
tersebut menceritakan, “Proses penggarapan ini tentu dihadang
beberapa kendala karena latar belakang masing-masing personal dan
pihak yang terlibat berbeda-beda. Menyatukan ide dan menyepakati
beberapa hal dalam proses adalah salah satunya.

    Namun
kendala tersebut tidak jadi masalah yang besar, justru memperkaya
proses penggarapannya. Pengerjaan video ini dimulai dengan
mengembangkan skema berdasarkan naskah yang ditulis oleh Karta
Kusumah, namun tidak menghilangkan esensi dari cerita dan naskah
tersebut. Semoga di kemudian hari, saya masih bisa dilibatkan dalam
kerja kolaborasi seperti ini bersama Naramajas.”

    Sementara
itu, untuk penggarapan cover art “Aku yang Mungkin Kamu”,
Naramajas kembali meminta Agung Atmaja alias Modjo untuk
mengerjakannya. Proses yang dilakukan Modjo kurang lebih sama seperti
yang dilakukan Harista, yaitu terlebih dahulu mengintrepetasikan
lirik dan lagunya, baru kemudian menggarap bentuk visualnya.
Cover
art
garapan Modjo kali ini juga akan
dipakai sebagai sampul album “Aku yang Mungkin Kamu”.

    Album
Naramajas akan berisi 6 (enam) lagu yang 4 (empat) di antaranya sudah
dirilis di digital streaming platform, yaitu “Seingatku Pernah”,
“Tentang Rindu”, “Sebait Malam Minggu”, dan
“Pendayung Patah”. Tenku Raja, gitaris Naramajas sekaligus
pencipta lagu di band ini menuturkan, “Seluruh lagu di album ini
saya ciptakan dari puisi-puisi anggota Komunitas Seni Nan Tumpah.
Begitu pun dengan lagu “Aku yang Mungkin Kamu” yang secara
langsung saya minta puisinya ke Mahatma Muhammad. Pengerjaan lagu
tersebut memakan waktu sekira 4 (empat) bulan termasuk aransemen
musik.”

    Naramajas
merupakan grup musik pop asal Padang yang beranggotakan Tenku Raja
(pemain gitar), Razi Rahman (pemain gitar), Ossi Darma (pemain bass),
Anisa Ababil (pemain cello), Abdul Ghani (pemain cajon), dan Desi
Fitriana (penyanyi). Grup ini berdiri setahun lalu, tepatnya pada 1
Juli 2022, dari embrio kelompok musik Komunitas Seni Nan Tumpah.

    Naramajas hadir dengan lagu-lagu yang berangkat
dari puisi. Kehadiran Naramajas, menurut Fajry, diharapkan dapat
memberikan alternatif sajian musik yang segar bagi para penikmat
musik di Indonesia.[]

Kabar Lainnya