Komunitas Seni Nan Tumpah melalui program Kelana Akhir Pekan akan menyelenggarakan Kelana Gambar Bergerak, sebuah ruang belajar intensif selama enam hari bagi remaja untuk memahami gambar bergerak sebagai cara membaca diri dan lingkungan. Kegiatan ini akan berlangsung pada 3–8 Maret 2026 di sekretariat Komunitas Seni Nan Tumpah, dengan melibatkan remaja Kelas Nan Tumpah Akhir Pekan serta warga Korong Kasai.
Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran kreatif yang memanfaatkan kedekatan remaja dengan smartphone. Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, remaja umumnya akrab dengan perangkat gawai, namun belum sepenuhnya memahami potensinya sebagai alat produksi karya seni visual. Kelana Gambar Bergerak hadir untuk menggeser cara pandang tersebut, dari sekadar penggunaan untuk hiburan menjadi medium berpikir, berefleksi, dan bercerita.
Selama enam hari pelaksanaan, kegiatan akan berlangsung setiap pukul 16.00–18.00 WIB. Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar seni visual dan sejarah gambar bergerak, praktik nirmana garis, fotografi dasar, hingga produksi video pendek secara berkelompok. Metode pembelajaran mencakup ceramah sinema, pemutaran karya referensi, praktik visual manual, diskusi, serta evaluasi. Penekanan utama program ini bukan pada kemahiran teknis yang instan, melainkan pada ketelitian dalam melihat, keberanian menyusun gagasan, dan kemampuan bekerja secara kolektif.
Sebanyak 13 remaja akan dibagi ke dalam lima kelompok produksi. Setiap kelompok ditargetkan menghasilkan satu karya video pendek berdurasi 3–5 menit. Seluruh karya tersebut akan dipresentasikan dalam sesi pemutaran terbuka bersama warga Korong Kasai setelah salat tarawih pada hari terakhir kegiatan. Pemutaran ini diharapkan menjadi ruang temu antara remaja, keluarga, dan masyarakat, sekaligus membuka kemungkinan bahwa gambar bergerak dapat tumbuh dari kampung, dari pengalaman sehari-hari, serta dari cerita-cerita yang selama ini dianggap biasa.
Kelana Gambar Bergerak diselenggarakan melalui kolaborasi dengan KamartKost.ch dan menghadirkan seniman Mardi Al Anhar sebagai kawan belajar. Mardi Al Anhar merupakan perupa kelahiran Padang, 17 Maret 1989, lulusan Seni Rupa dan Desain ISI Padang Panjang, yang sejak 2012 aktif berkesenian dan terlibat dalam berbagai pameran, residensi, serta proyek seni di tingkat nasional dan internasional. Sejak 2014, ia menjadi salah satu pendiri dan penggerak KamartKost.ch, ruang alternatif di Padang yang mengembangkan praktik lintas medium, mulai dari street art, kolase, performans, fotografi, hingga audio visual melalui pendekatan riset berbasis keseharian masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Seni Nan Tumpah menegaskan komitmennya untuk menjaga seni sebagai ruang tumbuh dan ruang dialog yang berakar pada pengalaman lokal, sekaligus terbuka terhadap percakapan yang lebih luas. Kelana Gambar Bergerak bukan hanya kolaborasi pengajaran teknis, melainkan perjumpaan cara pandang tentang bagaimana seni dapat berjalan bersama kehidupan dan perubahan sosial yang terus berlangsung.
Informasi Kegiatan
Waktu Pelaksanaan: 3–8 Maret 2026
Waktu Sesi: 16.00–18.00 WIB
Tempat: Sekretariat Komunitas Seni Nan Tumpah
Kawan Belajar: Mardi Al Anhar (KamartKost.ch)
Peserta: 13 remaja Kelas Nan Tumpah Akhir Pekan dan warga Korong Kasai
Output: 5 karya video pendek dan pemutaran terbuka bersama warga.
Poster kegiatan ini diolah dari karya “Jamuan”, kolase di atas kertas karya Anisa Nabilla Khairo (2023).








